Dua Perkasa Teknologi – Samsung kembali menggebrak pasar smartphone mid-range dengan meluncurkan duo andalan terbaru mereka, Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G. Peluncuran yang dilakukan pada 25 Maret 2026 ini menandai standar baru bagi seri A, di mana Samsung tidak lagi hanya fokus pada performa, tetapi juga pada ketahanan tingkat tinggi dan integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih dalam.
Galaxy A57 Dan A37 Resmi Debut Dilengkapi Rating IP68
Salah satu kejutan terbesar dalam peluncuran ini adalah penyematan sertifikasi IP68 pada kedua model. Sebelumnya, rating IP68 yang memungkinkan ponsel bertahan di dalam air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit biasanya hanya tersedia untuk seri flagship atau model seri A tertinggi. Dengan hadirnya IP68 di Galaxy A37, Samsung memberikan ketenangan pikiran bagi pengguna di kelas menengah terhadap risiko tumpahan air atau debu ekstrem.
Desain Lebih Ramping dan Layar Vision Booster
Secara visual, Galaxy A57 tampil memukau dengan profil yang sangat tipis, yakni hanya 6,9 mm, menjadikannya salah satu seri A paling ramping yang pernah diproduksi. Sementara itu, Galaxy A37 mengikuti dengan ketebalan 7,4 mm. Keduanya dibekali layar Super AMOLED 6,7 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz.
Layar ini juga dilengkapi dengan teknologi Vision Booster yang ditingkatkan, mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 1.900 nits. Hal ini memastikan konten tetap terlihat jelas meski di bawah terik matahari langsung. Untuk perlindungan tambahan, Samsung menyematkan Gorilla Glass Victus+ guna meminimalisir risiko layar pecah akibat benturan.
Performa Tangguh dengan Chipset Exynos Terbaru
Di balik kap mesinnya, Galaxy A57 ditenagai oleh chipset Exynos 1680 yang dibangun dengan arsitektur efisien. Chipset ini menjanjikan peningkatan performa CPU dan GPU yang signifikan, didukung oleh sistem pendingin vapor chamber yang 13% lebih besar untuk menjaga suhu tetap stabil saat bermain game berat.
Di sisi lain, Galaxy A37 menggunakan Exynos 1480, yang tetap menawarkan performa kencang untuk multitasking harian. Kedua perangkat ini menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16 dan dijanjikan akan menerima pembaruan sistem operasi serta keamanan selama 6 tahun.
Kamera Berbasis AI dan Fotografi Pro
Sektor fotografi tetap menjadi daya tarik utama. Kedua ponsel mengandalkan sensor utama 50MP dengan OIS untuk hasil foto yang stabil dan tajam. Perbedaannya terletak pada lensa ultra-wide; Galaxy A57 menggunakan sensor 12MP, sedangkan Galaxy A37 menggunakan sensor 8MP. Keduanya juga memiliki lensa makro 5MP dan kamera depan 12MP.
Fitur “Awesome Intelligence” turut hadir, membawa kemampuan pengeditan foto berbasis AI seperti Object Eraser yang lebih halus dan fitur Best Face untuk menyempurnakan foto grup secara otomatis.
Baterai dan Ketersediaan
Untuk urusan daya, Samsung tetap setia dengan kapasitas 5.000 mAh yang didukung pengisian cepat 45W. Dengan efisiensi chipset terbaru, Samsung mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga dua hari dalam pemakaian normal.
Galaxy A57 dan A37 tersedia dalam berbagai warna menarik seperti Awesome Navy, Lilac, dan Graygreen. Perangkat ini dijadwalkan mulai tersedia secara global pada awal April 2026 dengan harga mulai dari kisaran $449 (sekitar Rp7,1 juta) untuk A37 dan $549 (sekitar Rp8,7 juta) untuk A57.

